Tentang PAHAM Indonesia

Peristiwa atau sejarah pergulatan hukum dan penegakan hukum di Indonesia yang memamerkan ketidakadilan, seperti kasus yang terjadi di Aceh, Lampung, Maluku, Tanjung Periuk dan diberbagai daerah lainnya, untuk satu kasus pidana yang sama tapi terjadi perlakukan yang berbeda, untuk status kewarganegaraan yang sama diberiperlakuan dengan berbeda, pendek kata keadilan belum merata bagi Insan Indonesia, akhirnya beberapa generasi muda lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia secara bersama-sama mendirikan Pusat Advoaksi Hukum dan Hak Asasi Manusia Indoensia pada 15 Mei 1999.

PAHAM merupakan organisasi masyarakat yang bertujuan menciptakan masyarakat dan bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi keadilan melalui penghargaan terhadap hukum dan hak asasi manusia, menegakkan keadilan melalui penciptaan kepastian hukum (certainty of law) dan kesamaan di depan hukum (equality before the law), menegakkan hak asasi seluruh rakyat, secara khusus rakyat yang lemah dan miskin, melalui layanan advokasi/ bantuan hukum yang terarah dan profesional, serta memberdayakan rakyat melalui sarana-sarana hukum sehingga tercipta kesadaran dan kepatuhan hukum yang optimal berupaya membantu peran pemerintah dalam upaya penegakan hukum.

Sejak tahun 2013 Pusat Advoaksi Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia adalah salah satu dari ratusan Organisasi Bantuan Hukum yang terakreditasi oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Saat ini Pusat Advoaksi Hukum dan Hak Asasi Manusia Indoensia telah tersebar di 22 daerah diseluruh Indonesia.

NILAI DASAR PERJUANGAN :

  • Religiusitas
  • Ikhlas
  • Profesional
  • Orientasi pada pelayanan
  • Kerja Keras
  • Mobilitas tinggi
  • Pengorbanan